Skip to main content

komputer jenis

1. Komputer Portabel

Ini adalah jenis komputer yang mudah dibawa kemana saja, dimana penggunaannya untuk keperluan penelitian di lapanan dan berpindah-pindah. Jenis komputer ini kurang populer karena cenderung berat dan lebih besar dari laptop pada umumnya.

2. Komputer Desktop

Sesuai dengan namanya, ini adalah komputer yang ada di atas meja. Komputer ini memiliki CPU yang terpisah dari monitor dan keyboard.

3. Komputer Palmtop

Ini adalah komputer yang bentuknya kecil dan bisa digenggam. Komputer jenis ini sudah sangat jarang digunakan sejak ditemukannya Smartphone.

4. Komputer Tower

Ini adalah komputer yang bentuknya lebih besar dari komputer desktop dan biasanya diletakkan di atas atau samping meja. Komputer ini dapat ditambahkan perangkat pendukung karena memiliki expansionslot.

5. Komputer Notebook

Ini adalah jenis laptop namun dengan ukuran yang lebih tipis. Umumnya banyak digunakan oleh pelajar, pengajar, dan peneliti yang membutuhkan perangkat komputer yang ringkas dan ringan.

6. Handbook (Sub-notebook)

Ini adalah jenis notebook yang ukurannya lebih kecil dari notebook pada umumnya. Umumnya handbook memiliki processor dengan spesifikasi yang rendah.

7. Komputer Laptop

Ini adalah jenis komputer yang dapat diletakkan di pangkuan penggunanya. Laptop memiliki CPU, monitor, dan keyboard yang menyatu dan mudah dibawa kemana-mana.
Demikianlah penjelasan singkat mengenai pengertian komputer, fungsi, komponen, serta jenis-jenis komputer. Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.

Comments

Popular posts from this blog

odin all in one

https://drive.google.com/uc?id=1X5aF9-K74RWu7OeAgOgLxeTk-PCBURYi&export=download odin all in one draiver samsung

mi flash tool xiomi

https://semawur.com/pe5uFcIF4HPf

pengertian henphone

Sering kali kita mendengar kata hp mati, matot/mati total, blank/hang dalam keseharian kita namun kebanyakan orang tidak mengetahui dengan baik diskripsi dari kata mati, matot, blank/hang, rusak bahkan teknisi service hp yang sudah melakukan kegiatan service bertahun-tahun mereka belum tentu mengetahui diskripsi tersebut. Hal ini penting untuk menentukan kondisi sebuah HP mati, matot , rusak, Blank/hang atau hidup sebelum seorang teknisi hp melakukan service hp milik customer sebagai contoh jika ada customer datang dengan membawa kondisi hp berkedip-kedip kemudian menyatakan HP berkedip-kedip tersebut dalam kondisi Hidup dan teknisi HP menyatakan setuju Hp berkedip-kedip dalam Kondisi Hidup maka hal tersebut sangat merugikan teknisi HP karena ada hukum yang tidak tertulis HP hidup harus kembali Hidup. Jika setelah ditangani oleh Teknisi tersebut kemudian Hp tersebut menjadi mati alias tidak Berkedip-kedip maka teknisi harus bertanggung jawab untuk mengganti HP tersebut dengan yang...